Pengertian sehat tidak hanya berkaitan dengan kondisi tubuh yang terbebas dari penyakit. Kesehatan mencakup kondisi fisik, jiwa, dan sosial yang saling berkaitan serta memungkinkan seseorang menjalani kehidupan secara produktif.
World Health Organization (WHO) mendefinisikan kesehatan sebagai keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial, bukan sekadar tidak adanya penyakit atau kelemahan. Definisi tersebut menunjukkan bahwa seseorang tidak cukup disebut sehat hanya karena tidak sedang mengalami suatu penyakit.
Dalam konteks Indonesia, pengertian kesehatan juga mengalami perkembangan. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mendefinisikan kesehatan sebagai keadaan sehat seseorang, baik secara fisik, jiwa, maupun sosial dan bukan sekadar terbebas dari penyakit untuk memungkinkannya hidup produktif.
Pengertian Sehat Menurut WHO
Menurut WHO, kesehatan adalah keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan.
Definisi tersebut merupakan salah satu definisi kesehatan yang paling banyak digunakan dalam pembahasan kesehatan masyarakat. Konsep ini menempatkan kesehatan sebagai kondisi yang lebih luas daripada sekadar diagnosis medis.
Dengan demikian, seseorang dapat memiliki kondisi fisik yang terlihat baik tetapi tetap menghadapi masalah pada aspek mental atau sosial. Sebaliknya, menjaga kesehatan membutuhkan perhatian terhadap berbagai dimensi kehidupan secara menyeluruh.
Pengertian Kesehatan Menurut UU No. 17 Tahun 2023
Di Indonesia, definisi hukum mengenai kesehatan saat ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Undang-undang tersebut menjelaskan bahwa kesehatan adalah keadaan sehat seseorang, baik secara fisik, jiwa, maupun sosial dan bukan sekadar terbebas dari penyakit untuk memungkinkannya hidup produktif.
Definisi ini penting untuk diperhatikan ketika membahas pengertian kesehatan menurut undang-undang, karena Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 telah menggantikan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Artinya, artikel atau sumber lama yang masih menjadikan UU No. 36 Tahun 2009 sebagai dasar hukum utama perlu dibaca dengan memperhatikan perubahan regulasi tersebut.
Pengertian Sehat Menurut Para Ahli
1. Pengertian Kesehatan Menurut Notoatmodjo
Dalam kajian kesehatan masyarakat, Notoatmodjo menjelaskan kesehatan dalam kaitannya dengan kemampuan seseorang untuk menjalankan kehidupan dan aktivitasnya. Konsep kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi biologis tubuh, tetapi juga berhubungan dengan lingkungan dan perilaku manusia.
Pendekatan tersebut membantu memahami bahwa kesehatan seseorang dipengaruhi oleh berbagai keadaan yang saling berinteraksi.
2. Konsep Kesehatan Menurut H.L. Blum
H.L. Blum memperkenalkan konsep bahwa derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu lingkungan, perilaku atau gaya hidup, pelayanan kesehatan, dan faktor keturunan.
Keempat faktor tersebut tidak berdiri sendiri. Kondisi kesehatan seseorang atau masyarakat merupakan hasil interaksi berbagai faktor tersebut.
Konsep ini penting karena menunjukkan bahwa menjaga kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab fasilitas pelayanan kesehatan. Perilaku individu, kondisi lingkungan, faktor keturunan, serta akses terhadap pelayanan kesehatan juga memiliki peranan.
Dimensi Kesehatan: Fisik, Jiwa, dan Sosial
Jika mengacu pada definisi WHO dan perkembangan konsep kesehatan, kondisi sehat dapat dipahami melalui beberapa dimensi utama.
1. Kesehatan Fisik
Kesehatan fisik berkaitan dengan kondisi dan fungsi tubuh. Tubuh yang sehat memungkinkan seseorang menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal sesuai kondisi dan kemampuannya.
Salah satu contoh aspek fisik adalah berfungsinya sistem organ tubuh secara baik. Untuk memahami salah satu sistem penting tersebut, Anda dapat membaca artikel Mengenal Sistem Peredaran Darah dalam Tubuh Manusia.
2. Kesehatan Jiwa
Kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Kondisi jiwa yang sehat berkaitan dengan kemampuan seseorang menghadapi tekanan kehidupan, menjalankan aktivitas secara produktif, dan berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, kesehatan tidak tepat jika hanya dinilai berdasarkan ada atau tidaknya penyakit fisik.
3. Kesehatan Sosial
Kesehatan juga mempunyai dimensi sosial. Hubungan seseorang dengan keluarga, lingkungan, pekerjaan, pendidikan, dan masyarakat dapat menjadi bagian dari kehidupan yang memengaruhi kesejahteraan secara keseluruhan.
Dengan demikian, konsep sehat bersifat menyeluruh dan tidak terbatas pada pemeriksaan kondisi tubuh.
Faktor yang Memengaruhi Kesehatan
Kesehatan seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dalam konsep H.L. Blum, faktor tersebut antara lain lingkungan, perilaku atau gaya hidup, pelayanan kesehatan, dan keturunan.
1. Gaya Hidup
Gaya hidup mencakup kebiasaan sehari-hari seperti pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, tidur, serta berbagai perilaku lain yang dapat memengaruhi kesehatan.
Hubungan antara gaya hidup dan kesehatan juga terlihat pada berbagai penyakit tidak menular. Misalnya, merokok merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Untuk pembahasan lebih khusus, lihat artikel Pengaruh Merokok terhadap Penyakit Jantung Koroner dan Risikonya.
2. Lingkungan
Lingkungan tempat seseorang tinggal dan beraktivitas dapat memengaruhi kesehatan. Faktor lingkungan dapat mencakup kualitas udara, air, sanitasi, kondisi tempat tinggal, lingkungan kerja, serta lingkungan sosial.
3. Pelayanan Kesehatan
Akses terhadap pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan sesuai kebutuhan dapat membantu masyarakat mempertahankan dan meningkatkan derajat kesehatan.
4. Faktor Keturunan
Faktor genetik atau keturunan juga dapat berperan dalam kondisi kesehatan tertentu. Namun, faktor keturunan bukan berarti seseorang pasti mengalami suatu penyakit. Risiko kesehatan tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor lain.
Mengapa Sehat Tidak Hanya Berarti Bebas dari Penyakit?
Pemahaman bahwa sehat berarti tidak sakit merupakan pengertian yang terlalu sempit.
Seseorang mungkin tidak sedang didiagnosis menderita penyakit tertentu, tetapi dapat mengalami masalah pada aspek mental, sosial, atau fungsi tubuh yang memengaruhi kualitas kehidupannya.
Karena itu, konsep kesehatan modern lebih menekankan pendekatan menyeluruh. Pemeliharaan kesehatan mencakup upaya menjaga kondisi tubuh, kesehatan jiwa, hubungan sosial, lingkungan, serta kebiasaan hidup.
Contoh Kondisi Sehat dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan konsep kesehatan secara menyeluruh dapat terlihat dari berbagai kebiasaan sederhana, antara lain:
- menjaga pola makan yang seimbang;
- melakukan aktivitas fisik secara teratur sesuai kemampuan;
- mendapatkan tidur dan istirahat yang cukup;
- menghindari kebiasaan merokok;
- menjaga kesehatan mental dan kemampuan mengelola stres;
- menjaga hubungan sosial yang baik;
- memanfaatkan pelayanan kesehatan ketika diperlukan; dan
- melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai kondisi dan faktor risiko masing-masing.
Hubungan Gaya Hidup dengan Risiko Penyakit
Menjaga kesehatan juga berarti mengurangi berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit. Pada penyakit jantung koroner, misalnya, terdapat sejumlah faktor risiko yang dapat dimodifikasi melalui perubahan perilaku dan pengelolaan faktor kesehatan tertentu.
Anda dapat membaca pembahasan lebih khusus mengenai 11 Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner untuk memahami hubungan antara faktor risiko dan kesehatan kardiovaskular.
Setelah memahami faktor risiko, pembaca juga dapat mempelajari 4 Tahap Cara Pencegahan Penyakit Jantung Koroner sebagai contoh penerapan upaya menjaga dan mempertahankan kesehatan.
Kesimpulan
Pengertian sehat menurut WHO dan para ahli menunjukkan bahwa kesehatan merupakan konsep yang luas dan tidak hanya berarti terbebas dari penyakit.
WHO mendefinisikan kesehatan sebagai keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial. Sementara itu, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mendefinisikan kesehatan sebagai keadaan sehat seseorang secara fisik, jiwa, dan sosial serta bukan sekadar terbebas dari penyakit agar dapat hidup produktif.
Dengan demikian, menjaga kesehatan membutuhkan pendekatan menyeluruh yang mencakup kondisi fisik, kesehatan jiwa, hubungan sosial, perilaku, lingkungan, faktor keturunan, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan.
FAQ Pengertian Sehat dan Kesehatan
Apa pengertian sehat menurut WHO?
Menurut WHO, kesehatan adalah keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial, bukan sekadar tidak adanya penyakit atau kelemahan.
Apa pengertian kesehatan menurut UU No. 17 Tahun 2023?
UU No. 17 Tahun 2023 mendefinisikan kesehatan sebagai keadaan sehat seseorang secara fisik, jiwa, dan sosial dan bukan sekadar terbebas dari penyakit untuk memungkinkannya hidup produktif.
Apakah sehat berarti tidak memiliki penyakit?
Tidak. Sehat memiliki pengertian yang lebih luas daripada sekadar tidak memiliki penyakit karena mencakup aspek fisik, jiwa, dan sosial.
Apa saja faktor yang memengaruhi kesehatan?
Faktor yang memengaruhi kesehatan antara lain perilaku atau gaya hidup, lingkungan, pelayanan kesehatan, dan faktor keturunan.
Mengapa kesehatan mental termasuk bagian dari kesehatan?
Kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan karena memengaruhi kemampuan seseorang menghadapi tekanan, menjalankan aktivitas, bekerja secara produktif, dan berfungsi dalam kehidupan sosial.
Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, atau saran dari tenaga kesehatan.